Dalam suasan ramadhan para ustaz sering mengutip hadis yang berbunyi: ....shumu tashihhu...berpuasalah kalian pasti akan sehat. Dengan berpuasa kegiatan makan kita teratur dan ditakar. Asupan dan hidangan kuliner juga rata- rata bergizi dan pasti halal. Ada riwayat lagi yang sering disebut- sebut sebagai hadis Nabi shalla Allah 'alaih wa sallama. Riwayat dimaksud kira- kira berbunyi: ...,kami yaitu umat yang tidak makan kecuali lapar. Dan berhenti makan, sebelum kenyan. Oleh pakar hadis K.H, Musthofa Ya'qub sudah dibantah bahwa riwayat tersebut bersumber dari seorang dokter berkebangsaan Sudan. Dalam kitab al- Rahmah final- Thibb wa al- Hikmah karya Jalaluddin al- Suyuthy, h. 22 disebutkan bahwa....berkuullah empat orang andal pesan tersirat di istana Raja Kisra (Persia), dari Iraq, Romawi, India dan Sudan. Rsja Kisra meminta biar mereka memperlihatkan resep obat yang tidak mempunyai dampak samping. Li- yashifa ly kullu wahidin minkum al dawa'a al lazy la da'a ma'ahu. Dokter Iraq berkata...hendaknya Raja meminum air hangat tiga kali sehari. Dokter Romawi berkata, raja mengkomsumsi biji al- rasyad sedikit setiap harinya. Dokter India berkata, raja mengkonsumsi tiga biji ihlif setiap harinya. Raja menimpali, mengapa dokter Sudan tidak mengajukan resep. Anda membisu saja, dan tidak bersuara. Fa qala lahu al maliku, fa ma al lazi taqulu anta? Fa qala, ya maulana al dawa'u al lazi la da'a ma'ahu an la ta'kula...dst. Dokter Sudan mengkritik kelemahan resep ketiga dokter dsri Iraw, India dan Romawi sambil mengajukan resepnya. Bahwa obat yang paking mujarab dan tidak mempunyai dampak samping yaitu an la ta'kula illa ba'da al ju'i. Wa iza akalta far fa' yadaka qabla al- syub'i. Fa innaka la tasyku 'illatun illa 'illatal maut-i. Dan mereka pun membenarkan resep dokter Sudan ini. Masih berdasarkan catatan al- Suyuthy, ada tiga sumber penyakit. Thalathun hunna muhlikatun al- anami... Wa da'iyatun al- shahih ila al- saqami... Dawamu mudamat- in...wa dawamu wath'in... Wa idkhalu al- tha'ami 'ala al- tha'ami... Ada tiga sumber penyakit yang sanggup menghancurkan manusia. Dan sanggup menimbulkan orang sehat menjadi sakit... Pecandu alkohol, minuman keras. Sangat sering berjima' ( bekerjasama seks) Dan menimpuk kuliner di atas makanan.... Mungkin kasudnya terlalu banyak hidangan kuliner yang disantap pada satu kesempatan.... Masih berdasarkan catatan al- Suyuhty bahwa terdapat 4.000 kalimat hikmah, kearifan para andal hikmah. Dan sanggup diringkaskan menjadi hanya empat kalimat. Yakni, a. La tathiq al- nisa', jangan percsya seratus persen kepada wanita. b. La tuhammil ma'idataka ma la tathiqu, jangan memenuhi perutmu sesuatu yang di luar kapasitasnya. c. La yaghurrannaka al- aib wa in kathura, janganlah engkau diperdaya oleh harta kekayaan, meskipun harta tersebut melimpah. D. Yakfika min al- 'ilmi ma tanfa'u bih...cukuplah engkau mempunyai ilmu yang bermanfaat...h, 22. Kembali kepada soal makan. Hendaknya kita makan sesuai dengan kapasitas perut masing- masing. Sayyidina Ali karrama Allah wajhahu pernah berkata, bahwa orang yang selalu berpikir ihwal perutnya, maka kualitasnya kurang- lebih sama dengan isi perutnya itu. Puasa mengajarkan kita makan sesuai dengan dosis dan kebutuhan. Tidak bileh melampuai kapasitas perut kita. Puasa jangan hingga hanya memindahkan kegiatan makan dan tidur! Selamat menunaikan ibadah puasa.
Advertisement