-->

Business Meeting Di Azerbaijan

Business Meeting Di Azerbaijan
Business Meeting Di Azerbaijan
Ada tiga hal menarik yang sanggup difllowup dalam pertemuan tersebut, yakni: 1. Ternyata pengusaha- pengusaha kita anggun dalam hal produksi. Tetapi lemah dalm hal marketing. Mempromosikan produksi ke negara lain. Salah satu kendalanya ialah kelemahan dalam berkomunikasi dan berbahasa. Entry pointnya bagi Kemnag, sebagai berikut: a. semakin penting menyebarkan ekonomi pesantren yang selama ini sudah dimulai dengan kerjasama dengan BI dan lan lain. Karena tingkat pertumbuhan di Azerbaijan sudah mulai naik. Sehingga berpotensi untujk menjual produk-produk yang cocok bagi negara-negara dominan muslim. b. Memperbanyak anak anak aindonesia yang mencar ilmu bahasa Azerbaijan, sehingga mereka sanggup menjadi distributor atau fadilitator bagi penyebaran bisnis, budaya, dan ilmu pengetahuan Indonesia di Azerbaijan. 2. Azerbaijan ialah negara OKB, Orang Kaya baru, yang indikatornya penduduknya sudah mulai ulet melaksanakan acara konsumtif. Dan semakin terbuka terhadap pengetahuan. Produk-produk yang diminati ialah kopi( seiring tumbuhnya Kafe- kafe) dan snack ibarat keripik sebagai cemilan di demam isu dingin, tepung untuk materi makanan. Produk- produk itu berpeluang menjadi target industri food Indonesia. Selama ini perusahaan -perusahaan besar sudah mulai masuk. Bagi Kemenag RI, ini merupakan pintu masuk dalam pengaturan regulasi oleh. BPJPH, Badan Penjaminan Produk Halal yang harus mulai bekerja tahun ini. 3. Banyak kebutuhan akan buku- buku pelajaran dasar pengetahuan agama Islam. Saat ini kebutuhan terhadap buku- buku agama semakin meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh semakin terbukanya orang Azerbaijan terhadap dunia luar, dan semakin tingginya kesadaran bergama secara kaffah sehabis beberapa dekade dipersulit oleh rezim Rusia. Kondisi ini ibarat dengan situssi di Turki pada 5 tahun terakhir. Kemudian, mereka saking hasunya terhadap pelajaran agama, mereka hingga mengundang ulama- ulama Turki untuk mengajar agama dan menjadi imam masjid di Azerbaijan. Peluang kita ialah sanggup menyemai pengetahuan dan mengisi kekosongan ilmu agama. Mereka Beberapa anjuran positif untuk followup, antara lain 1. Lulusan Ma'had Aly sanggup memperkaya perspektif budaya dari negara lain dengan cara magang di sini sebelum lulus. 2. Penerjemahan buku- buku agama mudah dalam bahasa Azerbaijan. Produk- produk buku Madrasah dan Direktorat PAIS sanggup mengisi kekosongan ini. Kita sanggup bekerja sama dengan ADU, Azerbaijan Diller University lewat Indonesian centernya. 3. Situasi Azerbaijan kini ini juga merupakan obyek peneltian yang menarik. Di sini mereka mengalami masa- masa transisi dan spiritual avoid, kekosongan spiritual. Sehingga, Dosen- dosen muda yang produktif sanggup juga melaksanakan joint research dengan para dosen dan lembaga- forum penelitian terkait untuk menambah wawasan keilmuan. Lembaga- forum sastra yang bernuansa Islami yang tumbuh di kampus UiN atau. IAIN sanggup bersinergi secara produktif dengan Museum sastra Azerbaijan. Hal mana mereka telah mempunyai pengalaman panjang dalam dunia sastra. Mereka juga mempunyai penghargaan yang tinggi kepada karya- karya sastra. Laila wa Majnun ialah karya monumental yang sudah populer diseluruh dunia ditulis oleh Nizami Ganjavi, Azerbaijan. Azerbaijan, jam 8 pagi, 22 Nopember 2016
Advertisement